Thursday, July 11, 2013

Pejuang Agama Allah...

[Merangkai Alur Sungai di Pipi yang Pucat]

Supportlah Para Pemuda Pencari Ilmu Syariah Sekarang

Kenapa? Karena ujian mereka akan begitu berat. Dan mungkin, Anda -yang kini sudah berumur 30 tahun ke atas- tidak akan melihat perjuangan mereka 30 tahun mendatang.

Support mereka, baik dengan motivasi, rangkulan, senyuman atau apapun. Jangan berlaku sinis pada mereka yang mungkin jauh lebih muda dari Anda. Jangan pula Anda merendahkan mereka, meskipun memang keilmuan atau kedewasaan mereka masih rendah. Justru jadilah Anda pengayom mereka; karena mereka pun membutuhkan Anda. Dan kelak ketika mereka seumuran Anda, umat akan membutuhkan mereka.

Kenapa? Karena musuh mereka kelak akan banyak. Begitu banyak. Terlalu banyak. Datang dari segala arah.

Saudaraku, semakin seseorang memperjuangkan dan menolong (agama) Allah, semakin banyak tekanan, cibiran, permusuhan, tuduhan dan bisa jadi berakhir pada pembunuhan. Sekarang, seseorang yang sudah digelari 'ustadz', mungkin masih bisa berbicara banyak mengenai ilmu dan menjelaskan pada umat akan kesesatan kelompok-kelompok sesat. Namun, kelak, siapa tahu?

Atau bayangkan saja...
Bayangkan anak Anda kini sedang berjuang mendalami ilmu agama yang haq. Bayangkan nanti ia akan masuk ke dunia perkuliahan juga mendalami ilmu agama yang haq. Bayangkan setelah itu ia akan memperjuangkan agama yang haq dengan kadar keilmuannya. Bayangkan kelak anak Anda akan dicaci, dimaki, dihina, dicari-cari kesalahannya, ditelanjangi di depan manusia, bahkan diancam, diterror dan seterusnya.

Apakah Anda, sebagai orang tuanya, ketika membayangkan itu semua selagi mengingat keluguan anak Anda dan kemudaannya, tidak terenyuh?

Jadikan anak-anak Anda kelak pejuang agama Allah! Terbayang kelak cacian dan ancaman, namun itu ujian dunia. Jangan hanya bayangkan itu, melainkan harapkan bahwa itulah yang membuatnya kelak masuk surga tanpa hisab dan Anda pun berangkat ke sana bersamanya; karena dahulu kala mudanya, Andalah penolongnya, Andalah penyemangatnya, Andalah yang mengangkat jasadnya ketika anak tersebut melemah dan hampir putus asa, entah karena cacian, atau ditelanjangi, atau diancam.

Jadikan anak-anak Anda kelak adalah para mujaahiduun di jalan Allah, baik dengan senjata fisik, maupun dengan senjata ilmu. Sesuai kondisi tanah berpijaknya kelak.

Kebanggaan Anda ada pada anak Anda. Dan anak Anda adalah kebanggaan Anda. Jikalau kelak ia mati dalam keadaan membela agama Allah, maka apalagi yang dicari?! Anak adalah separuhnya Anda. Ia bagian dari Anda. Jika ia dimuliakan oleh Allah, maka sebagian Anda telah dimuliakan. Dan betapa menyesalnya jika seseorang memiliki anak yang sama sekali bukan siapa-siapa dalam pembelaan terhadap agama.

Itu jika Anda membayangkan mempunyai anak seperti itu..

Jika Anda belum mempunyainya...maka...

...anggaplah anak-anak muda yang kini sedang berjuang menimba ilmu agama, atau menimba ilmu dunia sembari menimba ilmu agama (dan ini lebih baik)....anggaplah mereka adalah anak-anak Anda, meskipun sejatinya bukan. Tapi, anggaplah mereka bagian dari diri Anda. Seolah ruh Anda, hati Anda, dan jiwa Anda tertawan oleh semangat mereka dalam mencari ilmu.

Jika mampu, motivasi mereka akan selalu berdiri tegak. Jika tidak mampu menuai kalimat motivasi, angkat tangan Anda dan doakan kebaikan untuk mereka di kesunyian Anda; tatkala tidak ada di sana kecuali Anda dan Allah Ta'ala. Jangan pernah merendahkan mereka. Ya, dari segi umur, kedewasaan atau pengalaman, mereka mungkin lebih rendah dari Anda. Namun, selagi Anda merendahkan mereka, baik terlisankan atau hanya terbatinkan, Anda sebenarnya lebih rendah dari mereka. Dan mungkin kenyataannya begitu, tatkala Anda seumuran mereka, Anda sendiri tak sesemangat mereka.

Ya akhy, kelak orang-orang sesat bersatu. Kelak kelompok-kelompok sesat bersatu. Bersatu menghancurkan orang yang benar. Kelak peperangan tak seperti sekarang kadarnya. Kelak beban-beban para penolong agama Allah lebih berat dari sekarang. Kelak darah dan air mata adalah kucuran sehari-hari. Kelak lirih dan lirik tangis adalah bait sehari-hari. Kelak kekacauan di mana-mana. Hanya yang teguh yang Allah teguhkan hatinya. Dan mereka adalah orang-orang yang dahulunya mempelajari agama-Nya dengan niatan benar-benar untuk menolong agama-Nya.

Apakah Anda ingin menghancurkan tanaman kala mulai tumbuhnya?

Oleh: Hasan Al-Jaizy
***

jadikan anak-anak kita PEJUANG AGAMA ALLAH !!
Dukung dan rangkul mereka, para pemuda(i) yang tengah belajar ilmu dunia juga ilmu syar'i, ilmu agama. Jangan seperti 'bajak laut'..(yg memandang sebelah mata -_-" bahkan mencibir dan merendahkan, menganggap tak ada harga). Mereka yang kini muda dan bersemangat menuntut ilmu kelak akan memegang kepemimpinan ! Menjadi pejuang garda terdepan dalam membela agama Allah dari serangan berbagai arah di masa depan. Didik, rangkul, mengayomi, mengapresiasi dan dukung perjuangannya !!
Semoga ridha Allah tercurah di sana...
salam,
rahmah/emma

No comments:

Post a Comment

say what u need to say.. ^_^