Sunday, June 28, 2015

Hanshin Koshien Stadium dan Level Kebersihan di Jepang :)

Assalamu'alaikum. Bismillah...
Cukup lama tak posting, lebih dari seminggu, tapi lumayan singkatlah jarak waktunya..dibanding dulu pernah posting sebulan sekali. hehee. Nah, kali ini aku mau cerita pengalaman waktu jadi exchange student di Jepang. NOSTALGIA~ :D Topiknya: Kebersihan. Umum ya? Iya benar, umum. Namun sayangnya sekalipun topiknya umum, pelaksanaannya di negeri kita sendiri seperti sangat awam dan sulit untuk direalisasikan. Kenapa ya? Why? Doushite?

menuju gedung Hanshin Koshien Stadium :)

Hmm..tiba-tiba aku membayangkan seorang ibu yang membeli permen di warung kecil di pinggir jalan dan membuka bungkusnya untuk sang anak, lalu kemudian membuang begitu saja bungkus permen tersebut di jalan atau di got yang sudah penuh tumpukan sampah, tepat di depan anaknya. Yeah..Jadilah anak itu meniru prilaku sang ibu. Menganggap hal tersebut sebagai hal yang 'biasa' dan wajar untuk dilakukan. Ironisnya.. -___-"
Yaah..tidak semua ibu mencontohkan hal demikian sih...

Padahal negara Indonesia sendiri mendapat gelar "negara dengan jumlah penduduk muslim terbanyak di dunia". Dalam ajaran agama Islam masalah menjaga kebersihan menjadi pokok utama yang perlu diketahui dan seyogyanya diajarkan sejak dini pada setiap anak. Bersih diri, bersih lingkungan. Belum lagi tambahan pelajaran PPKN yang membahas tentang pentingnya menjaga kebersihan. Akan tetapi, kok...masih saja banyak got dan kanal-kanal yang menghitam seperti tinta cumi? Entah apalah isi di dalam sana. Masih adakah binatang air yang hidup di sana? Hehehe..masih, jentik nyamuk. :D
Begitu berbeda dengan kanal-kanal yang berada di Venice, yang airnya bisa dipercikkan dengan jari-jari saat kita menaiki gondola (KITA?? :D *jadiin do'a ajalah* AAMIIN). Airnya begitu bersih. Kotanya pun unik dan romantis. Pantas saja Venice sering dipakai sebagai lokasi syuting atau dijadikan setting cerita-cerita novel. Sungai dan kanal-kanalnya Indonesia kapan??? :D