![]() |
| menuju gedung Hanshin Koshien Stadium :) |
Kumpulan catatan kecil random; mulai dari curhat alay anak sekolah, review film dan buku, beberapa cerpen (yang udah di-archive), cerita nostalgia, tentang my daily life, sampai opini dan sesuatu agak serius yang kuharapkan bisa memberi hal baik dan positif bagi siapapun yang sempat membaca. :)
Sunday, June 28, 2015
Hanshin Koshien Stadium dan Level Kebersihan di Jepang :)
Friday, June 12, 2015
Bintang yang selalu ada
![]() |
| Mira, Emma, Sera, Trinat :) |
Tuesday, June 09, 2015
Menghormati orang yang (tidak) berpuasa!
Bismillaah. Pada bulan Ramadhan, hanya muslim yang wajib berpuasa, sedang pemeluk agama lain, tidak. Jangan su'udzon dulu dengan perkataan Pak Menag bahwa "orang yang tidak berpuasa harus dihormati". Menghormati orang yang tidak berpuasa di bulan Ramadhan bukan berarti tidak menghormati orang yang berpuasa.
*foto sekadar ilustrasi
Monday, May 04, 2015
Tetaplah Menulis (Kebaikan)!
Hey kamu! iya kamu..😊 Teruslah menulis kebaikan, entah itu penggalan ayat Qur'an atau hadist, motivasi, info beasiswa dan kerja, ilmu umum, tips-tips, kisah hikmah meski itu hasil copyan, pengalaman hidupmu yang bisa diambil ibrahnya, saran, guyonan sehat tanpa dusta sebagai selingan, karya sastra, pemahaman-pemahaman baik..apapun yang positif, sembari terus meluruskan niat dan menderaskan istighfar pada niat yang sempat berbelok.
Kamu tahu? Ada yang selalu bersemangat dan tersenyum setiap membaca tulisan penuh kebaikan itu. Aku salah satunya. Merasa bersyukur sekali karena sudah berteman dengan begitu banyak hamba Allah yang baik, yang tak lelah berbagi ilmu dan kebaikan dengan akun sosmednya, dan bersyukur bisa memfollow akun hamba-hamba Allah yang senantiasa menulis kebaikan, karena memang tujuanku memfollow adalah mengambil manfaat dan kebaikan saja. Aku selalu suka, meskipun tidak semuanya yang bermanfaat itu bisa kudaratkan jempol, bahkan aku dan kamu tidak pernah bertegur sapa. Aku memang hanya memfollow apa yang sekiranya baik untuk kubaca sembari menghindarkan mata (unfollow/remove/block) dari akun yang memposting tulisan atau gambar yang mungkin menggoyahkan iman, diusahakan.
Friday, April 17, 2015
Pasangan Serasi dan Cocok
Friday, April 10, 2015
Ummu Hafsah, Cinta, dan Sepotong Rindu
Monday, April 06, 2015
Sahabat Shalih, genggamlah ia! :)
Friday, February 13, 2015
Agar AKU selalu ingat..
Syarat kuliah di Arab (Mekkah Madinah --> ba'da tanya-tanya dan searching info) bagi wanita agak ribet..^^ harus ada mahram yang mengantarnya. Atau setidaknya di sana ada keluarga yang stay. Sebenarnya ada syarat lain yang agak memberatkan sih yakni umur. huhu :D
Bagi kami yang wanita, setahuku, jika tidak darurat, maka gerak kami 'dibatasi' oleh syariat. Ada hukum tertentu bagi kami untuk belajar di tempat yang jauh. Wallahua'lam. Tapi itu bukan suatu kekurangan bagi kami, karena ada kebaikan dan hikmah di baliknya. Aku selalu setuju bahwa pria memang diberi akses dan kelebihan satu tingkat di atas wanita dalam hal tertentu. Sebab pria memang imam/pemimpin..yang harus selalu berusaha mempersiapkan diri sedemikian baik sebagai seorang pemimpin.
Iya, bagaimanapun pria tetap pemimpin. Setinggi apapun jenjang pendidikan seorang istri dibanding suaminya, tetap saja istri wajib patuh pada suami (dalam perkara ma'ruf).
Nah..itulah salah satu kelebihan yang diberikan Allah kepada kaum pria.
Di saat ada batasan tertentu untuk kami para wanita, maka pria tidak. Kalau pria MasyaaAllah..ia ingin menempuh pendidikan dimana saja bisa. Arab..Eropa..Turki..Jepang..dimana saja. Apalagi jika ia mengedepankan ilmu agama, tanpa menganggap ilmu yang lain tidak penting. Semua ilmu baik. Seorang pilot pesawat terbang yang sholeh karena paham ilmu agama bukankah lebih baik dari pilot yang tidak sholeh karena ketidakpahamannya pada ilmu agama?
Thursday, February 12, 2015
Pertanyaan Kapan Yang Tak Berujung
Kepada yang belum dapat pekerjaan setelah sarjana jangan tanyakan "kok nganggur? kenapa gak kerja?", tapi langsung do'akan "insyaAllah kamu segera dapat kerja atau bisa buka lapangan pekerjaan".
Kepada yang belum menikah jangan tanyakan "kapan nyusul nikah nih?", tapi langsung do'akan "insyaAllah kamu segera nyusul dengan jodoh yang baik".
Kepada yang belum khatam hafalan 30 juznya jangan tanyakan "kapan mau khatam? Tidak maju-maju", tapi langsung do'akan "insyaAllah kamu juga bisa segera..semangat ya"
Kepada yang sudah menikah tapi belum juga dikaruniai anak jangan tanyakan "sudah hamil belum? Kapan nih mau punya anak?", tapi langsung do'akan "insyaAllah kamu segera diamanahkan anak..yang shalih shalihah pula".
Friday, January 02, 2015
Bidadari Beransel
Hidup itu pilihan... :)
Tuesday, December 23, 2014
Dia yang PHP Atau Kamu yang Geeran?
Fenomena PHP dan Menimbun Harapan Sendiri. Ah...itu tema tulisan kali ini. ckck
Buat adik dan kakak-kakak wanita,..simple saja sih...selama si 'dia' belum nembak (bilang suka langsung, mengajak untuk berumah tangga, atau melamar), gak perlu geer dengan segala macam perhatiannya. Orang baik kan memang banyak, bisa siapa saja. Jadi jangan berpikir hanya dirimu saja yang dibaikin sama dia. Iya kan? ^^ Karena boleh jadi bukan cuma kamu yang diperhatiin (itupun sebenarnya diperhatiin sebagai teman sih). Mungkin dia orangnya memang baik pada semua orang. Banyak orang yang seperti itu, termasuk dirimu sendiri mungkin? Yang bersikap ramah (tapi kadang..tidak tahu menempatkan keramahan dengan benar dan aman, saya pun kadang lalai bersikap). Jadi tergantung kita sebagai wanita bagaimana pandai-pandai menjaga perasaan dan hati kita sendiri, perlu dipagarin dengan logika. Kawan pria boleh kasih kita perhatian bertubi-tubi, tapi selama hati bisa dijaga (tidak geeran) insyaa Allah kita aman (karena kita tidak sibuk menimbun harapan lebih yang sebenarnya tak pernah ada untuk kita).
Geer itu manusiawi memang, tapi sebaiknya geernya itu kalau sudah JELAS saja. Jelas kayak gimana? Misalnya nih...si dia sudah bilang sendiri tentang isi hatinya kepada kita, tentang keseriusannya malah. Nah..kita geer di saat seperti itu malah cantik. hehe. Wajar banget. Bukan geer karena tafsiran sendiri..sebab kebaikan dan kepedualiannya yang umum, bukan pula akibat "katanya..katanya.." (katanya teman kita, dia suka kita..katanya si anu..katanya si itu..ahk..kabar itu kan belum shohih!). Kalau sudah 'ditembak/dilamar' oleh si dia langsung, nah kitanya wajar banget untuk geer. Bahkan rasanya..tidak ada alasan lagi untuk tidak merasa geer, desyo? :)









