Tuesday, July 07, 2020

Launching Bisnis baru "HOKIZORA" ^^

Masyaallah. Alhamdulillah.
Tadi sore jalanan depan rumah lowong, jarang ada kendaraan yang lewat. Tadinya mau foto sambil pegang mug custom yang sudah dipacking, difotoin ponakan, tapi yah ujung-ujungnya belum ada angle yang pas. Haha. Kayaknya ponakanku mesti belajar soal fotografi dulu😄. Kalau ponakan yang satunya udah pinter motret tuh, tapi dia lagi tidur sore itu.

aku, ponakan, dan mama di belakang lagi mutar-mutar kayak gasing. ;D

Pokoknya aku dan ponakan kecil sibuk berdua lah di depan rumah. Akhirnya mama datang. Ikut nimbrung, lihat kami lagi ngapain. Ikut jadi pengarah gaya, walupun gak ada yang beres juga sih hasil fotonya haha. Karena hari makin sore, yaudah kami iseng foto selfi berdua saja sebelum masuk ke rumah. Mama gak mau ikut foto bareng, katanya pamali foto bertiga😕. Ternyata mama iseng lalu lalang di belakang kami. Menari-menari, lari modar mandir, gak jelas emang😂. Jadi tanpa sepengetahuan mama, kurekam aja aksinya. Dan mama baru sadar setelah ditegur sama ponakan "Nenek, direkamki'..". Hahah

Friday, June 05, 2020

Trip India yang tertunda~

BismillahiMasyaallah.
Walau belum menginjakkan kaki di India-Kashmir, Pakistan, Nepal, dan negara-negara tetangganya, karena pandemi memaksa kami membatalkan perjalanan (dalam artian ada tiket yang refund, hangus, dan ada yang masih tanpa kabar😂), setidaknya lukisan watercolor ini bisa mewakili niat dan harapan kami yang semoga bisa terwujud di hari esok, di waktu terbaik-Nya..Aamiin ya Allah😇.
lukisan watercolor, edisi nyantai di Dal Lake - Kashmir. :)
Aku dan beberapa teman shalihah, mulai prepare sejak November-Desember 2019. Bermula dari keinginan melihat Kashmir langsung dengan salju putihnya. Lalu teringatlah salah seorang teman shalihah yang dulu pernah upload foto dengan caption pengen ke India, dia memang sering solo travelling, nah aku chatlah dia, dan eh gayung bersambut. Cita-cita dia ke India yang mulai terkubur akhirnya bangkit lagi gara-gara ajakanku. Yey!😁

Masa rempong pun tiba...

Thursday, June 04, 2020

Ilustrasi tokoh fiksi ciptaanku ^^

Masyaallah💛. Ini beberapa tokoh fiksi dalam calon novelku nih (jangan ditagih bukunya..doakan saja agar bukuku bisa terbit insyaallah. Trus nanti kamu beli ya sebagai tanda support😄hehe).

Wednesday, June 03, 2020

Menggambar dengan colour pensil :)

Bismillah. Siapatahu ada program beasiswa belajar menggambar langsung di Jepang (misal 1 bulan aja) untuk orang sepertiku yang senang menggambar, kabarin ya please! Siapatahu aku bisa ikut program itu😊. Kan bagus kalau ilmu dari sana bisa kuajarkan ke anak-anak bangsa~ *wiiih bahasanya😁.

Nah media gambar itu bisa juga jadi alat mendidik dan berdakwah. Tergantung niat dan stylenya. Gak mesti begini bentuk gambarnya. Bisa bentuk karikatur atau kartun yang lebih sederhana, asal ada story dan pesan bermanfaat di dalam gambar itu.

Fyi, ini salah satu karakter fiksi yang aku ciptakan dalam calon novelku. Aku menggambarnya dengan pensil warna, dan alat sederhana lainnya.

Sunday, May 24, 2020

Idul Fitri di masa pandemi

Bismillahi masyaallah.

Lebaran kali ini unik, pakai sesi disemprot disinfektan di dalam chamber disinfektan dan dicek suhu badannya dengan termometer tembak digital (dan beberapa protokol lainnya yang wajib dipatuhi),tapi Alhamdulillah cuaca cerah berawan jadi bisa melangsungkan shalat ied di tanah lapang dengan tenang. Sebagian keluarga melangsungkan shalat ied di rumah saja karena ada anak bayi dan nenek yang tak bisa diajak keluar rumah.

Alhamdulillah. Keluargaku sehat dan semoga selalu sehat. Semoga semua teman-teman pun begitu.

Saturday, May 09, 2020

Melukis Kaligrafi Arab

Waktu masih SD kelas 3, aku melintas di depan kelas 5. Tidak sengaja menoleh ke dalam kelas para senior, dan mataku mendapati 1 kaligrafi bertulis "Allahu Akbar" dengan tulisan Arab berwarna hitam merah. Tak sadar aku mematung agak lama di depan pintu kelas 5. Melihat kaligrafi yang terbingkai dari jauh. Langsung merasa sukaaa dengan kaligrafi itu. Sampai hari-hari setelahnya pun aku masih sering melirik ke dalam kelas 5 untuk melihat kaligrafi yang terpajang di sana. Hanya melihat dari depan pintu kelas.

Naik kelas 4, jarak kelasku dengan kelas 5 semakin dekat. Semakin sering melihat kaligrafi yang sudah mencuri hatiku sejak lama, sampai aku hafal benar bentuknya. Kemudian saat ikut lomba kaligrafi pertama kali, kuputuskan membuat kaligrafi bertuliskan "Allahu Akbar" seperti yang sering aku lihat di dalam kelas 5. Tanpa guru yang mengajari sebelumnya. Modal ingatan saja. Kulukis di kertas ukuran A3, sebesar buku gambar. Masyaallah Alhamdulillah saat itu bisa jadi juara 1😊. Sejak itu beberapa kali ikut lomba kaligrafi di masa SD, di SMP hanya 1x, pun di SMA 1x dan pas SMA ini ada tragedi tersendirinya..karena pakai sesi nangis akibat merasa tidak siap ikut lomba hahaha😂. Setelah itu tidak pernah ikut lomba lagi. Latihan juga jarang. Akhirnya tangan jadi kaku. Hehe

Wednesday, April 29, 2020

Sketch Charity ^^

Bismillah.

Semenjak iseng upload foto gambar sketsa ala ala komik Jepang-ku, banyak yang DM mau digambarin juga. Masyaallah tabarakallah. Terima kasih apresiasinya, juga sarannya ^^. Bila ada yang ingin nitip saran dan nasehat, silakan chat japri ya. Terima kasih. :)
Aku mau open charity ^^. Mumpung bulan ramadhan, bagi yang mau bersedekah boleh lewat jalur request gambar diri seperti gambar-gambar sederhana yang kuupload ini. Bayar seikhlasnya, terserah. Sebagaimana customer berniat untuk berdonasi/menyumbangkan harta bendanya untuk membantu meringankan beban orang lain dan menambah pahala insyaallah. Siapkan donasi terbaik menurut masing-masing saja.

Nanti semua bayaran itu insyaallah kita berikan ke mereka yang membutuhkan, berbentuk dana atau sembako. Disesuaikan. Ini menjadi amal bersama. Semoga Allah ridhoi.
Ini terbuka bagi siapa saja yang mau sedekah dengan cara unik, yuk join. Dapat kenang-kenangan gambar, meskipun sketsanya sederhana ya, harap maklum. :D

Tuesday, December 31, 2019

Nostalgia “tragedi payung Tokyo” di KL :D

Masyaallah. Melihat foto ini, jadi ingat beberapa tahun lalu saat menyusuri kota Tokyo di siang hari berhujan. Hujan dengan angin super kencang.😂


Hari itu (flashback ke Tokyo), aku dan teman sedang dalam perjalanan yang kayaknya sih mau menuju stasiun. Tiba-tiba hujan turun. Kami yang ribet geret koper langsung lari berteduh di gedung semacam parkiran mobil. Nunggu hujan reda masih lama, akhirnya kami memutuskan lari-lari geret koper masuk ke swalayan terdekat, macam Sevel, lupa tepatnya. Lihat payung cantik dijual, kami sepakat beli (gak kepikiran beli jas hujan..padahal kan lebih praktis ya?🤔). Payungnya persis seperti di foto ini, transparan/bening.

Di Indonesia dulu agak jarang yang jual payung begitu (sekarang mah banyak yang jual😁). Harga payung bening di Tokyo saat itu 500 yen, sekitar 50rb rupiah. Kami beli lah masing-masing. Sambil mikir "bawa pulang ah ke Indo"😆. Udah excited kan tuh punya payung baru, akhirnya kami keluar lanjut menuju stasiun ngejar waktu jadwal kereta.

Saturday, December 14, 2019

Circle Positif

Aku punya 2 kenalan, mereka lebih senior meski jarak usia tidak jauh. Satu masih proses hafal Qur'an -setahuku-, sebut saja Melati. Satunya lagi sudah khatam dan punya ijazah sanad, sebut saja Mawar. Nama-nama bunga😄

Saat aku kesulitan menghafal suatu surah (alias tidak maju-maju, di situ mulu' muter-muter..astaghfirullah😥) si Melati bilang, "Hah? Masih di situ? Masa' gitu saja nggak bisa?? Lamban amat! Itu juga nggak banyak kok. Lebih banyak hafalanku nih tiap hari. Lebih keraslah berusaha! Jangan main terus! Biar nggak bodoh". Kurang lebih seperti itu😂

Dan di hari yang berbeda saat merasa kesulitan lagi😓, komentar si Mawar begini, "Insyaallah kamu pasti bisa. Menghafal Qur'an itu harus sabar dan nggak perlu tergesa-gesa. Meski kamu merasa kamu lambat dibanding orang lain, tapi kamu jangan pernah berhenti berusaha". Nah gitu😢

Dan seiring berjalannya waktu, aku memang lebih akrab dengan si Mawar dibanding dengan si Melati. Lebih nyaman dengan orang-orang yang kalau ngomong masih pakai hati. Lebih mudah patuh dan nurut juga sama kata-katanya😆.

Friday, November 22, 2019

Backpackeran ke Malaysia

Di Malaysia kemarin, tiap sore sampai malam kan sering turun hujan. Sedangkan sepatu yang kupakai berbahan kanvas jadi otomatis kalau kelamaan kena air hujan airnya meresap masuk ke dalam sepatu..basah seluruhnya (akuu sediih..huhu), dan sengaja bawa 1 sendal jepit swallow kebanggaan rakyat Indonesia, sayangnya kadang pas jalan-jalan di sana aku lupa untuk masukin cadangan sendal itu ke tas alias kutinggal di kamar.

di depan Twin Tower, KLCC, Kuala Lumpur :)

Nah..Hari itu, setelah dari Astaca Morocco, aku dan teman-teman berencana menuju Twin Tower Petronas. Tapi sebelum sampai di destinasi akhir malam itu, kami menuju area perbelanjaan yang maaf aku lupa namanya😂 tapi sepertinya kawasan itu terkenal..banyak turis ke sana😁. Setelah disuguhkan mentari terik di siang hari, Alhamdulillah hujan turun menjelang sore hari. Meski kami bawa jas hujan (yang sempat dibeli beberapa hari sebelumnya di Sevel KL), tapi tetap aja area kaki nggak tertutup. Sudah diusahakan jalan kaki dengan hati-hati nan anggun, tapi tetap aja nemu genangan air yang mau nggak mau mesti dilewatin hikz.

Thursday, November 21, 2019

Bersama host family di Itami :)

Ini di Itami, Jepang, waktu ada jadwal homestay dari kampus (program dari kampus di Jepang). Kami para mahasiswa asing tadinya belajar di kampus yang sama di kota Kobe. Kemudian ada jadwal homestay, tinggal 2 hari 1 malam di rumah warga Jepang asli. Kami dipencar, beda-beda lokasinya. Rumah yang kami tempati pun dipilihkan oleh pihak kampus.

bersama Nao-chan :)

Ya Allah.. Setelah tinggal di asrama khusus mahasiswa asing, bisa ketemu teman sesama Indonesia, ngobrol pakai bahasa Indonesia (haha), akhirnya tiba hari dimana kami benar-benar tinggal terpisah di rumah warga Jepang asli yang otomatis harus lebih mandiri termasuk ngobrol pakai bahasa Jepang. Kalau kepepet, pakai bahasa Inggris juga sih. Atau bahasa tubuh..hahayy

Aku dapat kesempatan tinggal bersama keluarga Kokubo di Itami. Setelah diantar sama partner dari kampus Jepang ke stasiun kereta, udah dijelasin naik kereta apa, turun di stasiun mana, aku berangkat lah sendiri naik kereta itu ke stasiun Itami (lupa tepatnya gimana).

Apa aku berani ngebolang sendirian?
Sebenarnya nggak juga..deg-degan banget lah😂. Tapi mau nggak mau yaah haha