Saturday, August 15, 2015

Pengalaman kecil di Bandara Haneda

Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu'alaikum. Aku ingin berbagi kisah. :)

Sewaktu berada di negara minoritas muslim itu, berapa kali petugas bandara mengecek baju dan apa saja yang ada di balik gamis dan kerudungku, berbeda dengan salah satu teman yang tak berkerudung yang hanya sekali scan dan selesai.
Ah, apa karena pakaianku? Apa yang mereka khawatirkan?
Tapi jika itu memang sebuah prosedur, tak masalah. *senyum*

Sewaktu salah seorang temanku yang mengenakan hijab jauh lebih besar dan longgar dariku beberapa kali membuang sampah di tempat sampah, berapa kali itu pula security bandara mengecek isi tempat sampah.
Sekali lagi, apa karena pakaian kami yang sangat berbeda dengan semua orang di sana?
Apa yang mereka kira kami buang ke dalam tempat sampah? Atau..ah, mungkin saja temanku keliru menaruh sampahnya ke tempat yang salah? *senyum*

Sewaktu kami bertanya dimana kami bisa melaksanakan ibadah shalat kami, petugas bandara yang baik hati menunjuk salah satu tempat di lantai 3. Memang tak ada tempat secara khusus (saat itu) untuk beribadah di sana, kami maklum akan hal itu, di sana bukan Indonesia.

Seluruh bagian bersih di dunia ini bisa menjadi sajadah untuk kita beribadah :)

Friday, August 07, 2015

Syafaat Sahabat Shalih

Jika Allah telah dan mudah menghadirkan sahabat yang shalih untuk mendampingimu mengarungi hidup, jangan lantas mudah melepas genggaman tanganmu darinya. Sahabat yang shalih bukan malaikat. Ia manusia yang juga bisa salah dan khilaf sama sepertimu, ia memiliki dosa dan aib yang ia sadari dan taubati dalam sujud-sujud panjangnya. Ia pun bisa sedih, kecewa, marah, gundah, sama sepertimu sebagai sesama manusia, akan tetapi ia tidak kenal lelah mengajakmu pada kebaikan dan ketaatan. Ya, walau ia pun tak sempurna. Karena ia tak sempurna, maka ia pun membutuhkan nasehat bahkan teguran darimu untuk kebaikan dirinya.

Sahabat yang shalih akan mengingatkanmu kepada Allah, dalam segi apapun, entah itu lisannya, tulisannya, atau tindakannya. Ia mendoakan kebaikan-kebaikan untukmu. Dan ia tidak ridha jika engkau jauh dari-Nya. Ia menginginkan kebaikan yang ada pada dirinya, juga ada di dalam dirimu.

Thursday, August 06, 2015

Nasehat indah dari Dr. 'Aidh Al-Qarni :)


Kita tidak bisa mengubah yang telah terjadi. Juga tidak bisa menggariskan masa depan. Lalu mengapa membunuh diri kita dengan penyesalan, atas apa yang sudah tidak bisa kita ubah?
Hidup itu singkat sementara targetnya banyak. Maka tataplah awan dan jangan lihat ke tanah. Kalau merasa jalan sudah makin sempit, kembalilah kepada Allah yang Maha Mengetahui hal yang ghaib...Dan ucapkan alhamdulillah atas apa saja.
Kapal Titanic dibuat oleh ratusan orang. Sedangkan kapal nabi Nuh dibuat hanya oleh satu orang. Tetapi, Titanic tenggelam. Sedangkan kapal Nabi Nuh menyelamatkan umat manusia. Taufik hanya dari Allah swt.

Friday, July 24, 2015

Alhamdulillah, Antologi cerpen MJWJ telah terbit! ^^

Bismillaah.
"Teruntukmu,
Aku sadar, kekecewaanku padamu sedikit berlebihan. Kata-katamu kuanggap tak berguna. Semua yang kau lakukan kuanggap sia-sia. Padahal, aku tahu, kau tak pernah menginginkan selain yang terbaik untukku. Entah berapa lama lagi aku sanggup bertahan. Tanpa hangat pelukmu. Tanpa teduh tatapanmu. Satu-satunya yang sekarang kuharapkan hanyalah sisa waktu bersamamu.
Hanya waktu yang bisa mengembalikan semua. Hanya waktu yang akan mempertautkan impian kita. Ayah, Ibu, dalam jaga di keheningan malamku, namamu berulang-ulang kubisikkan. Semoga Allah memberiku kesempatan yang kedua. Aamiin Ya Rabb."

Pengen baca kisah inspiratif 'konflik' anak dan orangtuanya mengenai cinta, jodoh, impian, dan kuliah? 
Silakan baca buku ketiga @ManJaddaWaJadaa , sebuah antologi cerpen yang berjudul,
"Ya Rabb, Beri Aku Kesempatan Lagi".

Wednesday, July 22, 2015

Dari Matamu Aku Belajar

Kadang kita luput melihat kesalahan diri sendiri, maka kita membutuhkan mata orang lain untuk memberitahukan letak kesalahan itu.

Ada hal yang memang sepatutnya kita ubah. Kita hilangkan. Kita memusnahkan. Tanpa menghilangkan jati diri kita. Tanpa mengubah diri menjadi bukan diri kita lagi.

Perbaikan akhlak atau penampilan yang mendatangkan ridho Allah, dimanakah letak kekeliruannya? Bukankah justru berkah hidup kita jika perubahan kita ke arah yang baik itu ternyata Allah sukai?

Dulu kita menggunakan hijab yang berkain tipis dan berukuran kecil, kini kita belajar untuk lebih melonggarkan hijab karena faedahnya lebih banyak. Dimanakah salahnya? Kita yang terlindungi dari sorotan mata ajnabi, ingin istiqomah setidaknya dalam menjaga aurat kita. Dimanakah salahnya?

Ah..mungkinkah salahnya adalah pada akhlak dan tingkah laku kita sebagai muslimah berhijab? Astaghfirullah. Kita luput melihatnya, maka Allah hadirkan mata orang lain agar kita menyadari apa saja yang harus kita perbaiki setelah kita berhijab dengan baik.

Saturday, July 11, 2015

Cover Our Aurat :)

Bismillah.😊

Dear saudariku, seberapa tertutupnya engkau, engkau akan terlihat mempesona di mata kaum adam. Sebab sebagian dari mereka memang ada yang memudah-mudahkan dirinya untuk memandangi engkau, menikmatinya, mengaguminya, hanya dengan nafsu saja. Kecuali mereka yang beriman, yang memiliki cahaya takwa yang terang dalam dadanya. Mereka akan berusaha menjaga pandangannya dari yang telah Allah haramkan bagi mereka. Mereka memang bukan malaikat, mereka bisa khilaf, namun keimanan dalam dada segera menyadarkan mereka.

Mungkin di sekitarmu dominan pria baik yang tunduk pandangannya yang engkau temui. Bahkan interaksi dengan lawan jenis di keseharian nyata dan di sosial media memang begitu engkau batasi. Namun tetap lindungi dirimu, saudariku. Dan bantulah mereka, saudaramu, untuk istiqomah menjaga pandangannya.

Wednesday, July 08, 2015

Tips menjelang 10 malam terakhir Ramadhan

Tips menjelang 10 malam terakhir Ramadhan

Oleh Sheikh Tawfique Chowdhury.

1. Mulailah dengan niat yang bersih dan tulus. Jika sampai hari ini ibadah serasa belum maksimal, bersiaplah untuk memaksimalkannya. Jika Anda benar-benar ingin memperbaikinya, masih ada waktu!

2. Hari ini, bacalah tafsir surat Al-Qadr, dan pahami apa yang sesungguhnya terjadi pada malam laylatul qadr. Anda akan merasakan keagungan dan kekuatannya, insyaAllah.

3. Jangan menunggu hingga malam ke-27 untuk mengerahkan segalanya. Seluruh malam dari 10 malam terakhir seharusnya jadi target Anda. Bangunlah setiap malamnya. Jangan sampai laylatul qadr terlewati begitu saja.

Sunday, July 05, 2015

Wanita yang menjaga diri itu masih banyak!

*sekadar ilustrasi, bukan fotoku.

Wanita yang tidak pernah disentuh pria ajnabi dan berazzam menjaga dirinya agar keutuhan dirinya hanya untuk sang suami saja.. ia ada, banyak. Kalau engkau ragu apakah mereka masih ada atau sudah punah, mungkin karena selama ini engkau bergaul di tempat yang salah dengan orang-orang yang kurang bisa menjaga kesucian dan kehormatannya.

Sunday, June 28, 2015

Hanshin Koshien Stadium dan Level Kebersihan di Jepang :)

Assalamu'alaikum. Bismillah...
Cukup lama tak posting, lebih dari seminggu, tapi lumayan singkatlah jarak waktunya..dibanding dulu pernah posting sebulan sekali. hehee. Nah, kali ini aku mau cerita pengalaman waktu jadi exchange student di Jepang. NOSTALGIA~ :D Topiknya: Kebersihan. Umum ya? Iya benar, umum. Namun sayangnya sekalipun topiknya umum, pelaksanaannya di negeri kita sendiri seperti sangat awam dan sulit untuk direalisasikan. Kenapa ya? Why? Doushite?

menuju gedung Hanshin Koshien Stadium :)

Hmm..tiba-tiba aku membayangkan seorang ibu yang membeli permen di warung kecil di pinggir jalan dan membuka bungkusnya untuk sang anak, lalu kemudian membuang begitu saja bungkus permen tersebut di jalan atau di got yang sudah penuh tumpukan sampah, tepat di depan anaknya. Yeah..Jadilah anak itu meniru prilaku sang ibu. Menganggap hal tersebut sebagai hal yang 'biasa' dan wajar untuk dilakukan. Ironisnya.. -___-"
Yaah..tidak semua ibu mencontohkan hal demikian sih...

Padahal negara Indonesia sendiri mendapat gelar "negara dengan jumlah penduduk muslim terbanyak di dunia". Dalam ajaran agama Islam masalah menjaga kebersihan menjadi pokok utama yang perlu diketahui dan seyogyanya diajarkan sejak dini pada setiap anak. Bersih diri, bersih lingkungan. Belum lagi tambahan pelajaran PPKN yang membahas tentang pentingnya menjaga kebersihan. Akan tetapi, kok...masih saja banyak got dan kanal-kanal yang menghitam seperti tinta cumi? Entah apalah isi di dalam sana. Masih adakah binatang air yang hidup di sana? Hehehe..masih, jentik nyamuk. :D
Begitu berbeda dengan kanal-kanal yang berada di Venice, yang airnya bisa dipercikkan dengan jari-jari saat kita menaiki gondola (KITA?? :D *jadiin do'a ajalah* AAMIIN). Airnya begitu bersih. Kotanya pun unik dan romantis. Pantas saja Venice sering dipakai sebagai lokasi syuting atau dijadikan setting cerita-cerita novel. Sungai dan kanal-kanalnya Indonesia kapan??? :D

Friday, June 12, 2015

Bintang yang selalu ada

Aku dan kau tak pernah jauh. Mungkin wujud kita sedang terpisah begitu jauh, tapi tidak dengan hati kita yang saling merindu untuk bersatu. Menyapamu dalam doa adalah hal yang sering kali aku lakukan. Percayalah, doa bisa menjadi jembatan bagi kita untuk bertemu. Pada rindu yang hadir bahkan di saat tersibukku, kuterima ia dengan senyuman dan terkadang pula dengan air mata yang menelaga. Kukemas rinduku dalam wujud doa agar dapat kupersembahkan pada Yang Maha Menguasai Bumi dan Langit, Dia yang menciptakan jiwa kita, aku terang-terangan memohon ridho-Nya.
Mira, Emma, Sera, Trinat :)
Aku sedang duduk bersama teman-temanku di tepi pantai. Air lautnya surut begitu jauh, angin berhembus agak kencang mendinginkan telapak tanganku, dan para bintang masyaaAllah sedang menari menunjukkan pesonanya. Kuibaratkan saja diriku sebagai bintang yang kita kagumi. Maka, yakinlah..di atas sana, aku akan ada. Kadang-kadang awan mendung menghalangi pandanganmu padaku sebab di saat itu mungkin sang hujan pun sudah begitu lama menanti pertemuannya dengan tanah. Biarlah mereka bersua. Bersabarlah, hijab itu hanya sementara.

Tuesday, June 09, 2015

Menghormati orang yang (tidak) berpuasa!

Bismillaah. Pada bulan Ramadhan, hanya muslim yang wajib berpuasa, sedang pemeluk agama lain, tidak. Jangan su'udzon dulu dengan perkataan Pak Menag bahwa "orang yang tidak berpuasa harus dihormati". Menghormati orang yang tidak berpuasa di bulan Ramadhan bukan berarti tidak menghormati orang yang berpuasa.

*foto sekadar ilustrasi

Memang pada bulan selain Ramadhan semua warung dan resto, buka di siang hari. Tapi pada bulan Ramadhan, biarkanlah mereka tetap buka dengan sedikit perubahan, dimana jendelanya ditutup tirai misalnya. Mereka tidak wajib tutup dan berhenti berjualan hanya karena Ramadhan. Para pedagang itu juga punya keluarga yang harus dihidupi dengan pekerjaan mereka. Menutup tirai di resto dan warung-warung mereka selama siang hari atau hanya membuka warungnya pada sore hari sampai malam, bukankah termasuk menghormati kita yang tengah menjalankan ibadah puasa?