Friday, July 11, 2008

J-DORAMA : Ichi Rittoru no Namida (part 2)



Dorama ini diambil dari kisah nyata berdasarkan buku harian Kifuji Aya yang berjuang menghadapi penyakit Spinocerebellar Degeneration. Isi buku harian tersebut menceritakan perjuangan Aya menghadapi penyakit yang dideritanya sejak umur 14 tahun sampai ia meninggal saat umur 25 tahun.

Aya Ikeuchi (Erika Sawajiri) adalah seorang gadis yang sempurna. Cantik, baik hati, lemah lembut, ramah, pandai dan juga bintang basket di sekolah. Ia adalah kebanggaan keluarga Ikeuchi, sebuah keluarga sederhana dengan enam anggota keluarga. Ayahnya, Mizua Ikeuchi (Jinnai Takanori), seorang pembuat tofu (tahu Jepang) yang membuka toko tofu di rumah. Ibunya, Shioka Ikeuchi (Yakushimaru Hiroko), seorang konsultan kesehatan yang bekerja di rumah sakit setempat. Aya adalah anak tertua keluarga itu, dengan dua adik perempuan dan satu adik lelaki, Ako (Narumi Riko) si gadis pemberontak, Hiroki (Sanada Yuma) dan Rika (Miyoshi Ai).

Masuknya Aya ke SMA Higashi Koukou merupakan puncak kebahagiaan keluarga Ikeuchi. Aya pun demikian. Dua orang sahabatnya juga diterima di sekolah dan kelas yang sama. Aya diterima bergabung dengan klub basket sekolah dengan baik karena kemampuannya. Di klub basket itu Aya kembali bertemu dengan Senpai (kakak kelas) yang ditaksirnya sejak SMP, yang ternyata juga menyukai dirinya (Matsuyama Kenichi). Kebahagiaan Aya lengkap sudah...

Tapi yang namanya hidup... tidak ada yang sempurna. Di usianya yang masih sangat belia, 15 tahun, Aya divonis menderita penyakit Spinocerebellar Degeneration, sebuah penyakit syaraf tanpa obat yang dapat menyembuhkan. Penderitanya akan mengalami penurunan kemampuan syaraf, mulai dari kelumpuhan sampai kehilangan kemampuan menulis dan bicara. Lebih parah lagi, kemampuan menelan makanan pun akan hilang perlahan-lahan, sehingga penderitanya mutlak tinggal menunggu ajal.

Hancurlah perasaan Shioka, ibu Aya, orang pertama yang tahu penyakit Aya. Dicecarnya dokter yang merawat Aya (Fujiki Naohito), orang yang memberikan vonis itu. Mana mungkin kehidupan Aya yang sempurna harus direnggut penyakit mematikan itu?

Aya yang belum tahu apa-apa, tengah menikmati masa remajanya di SMA. Dan orang yang sebelumnya 'secara tidak sengaja' dibuatnya mengikuti ujian masuk SMA yang sama dengan Aya, rupanya kelak satu kelas dengan Aya. Ia Asou Haruto (Nishikido Ryou), seorang penyendiri yang menyebalkan. Haruto tipikal cowo yang cuek dan masa bodo dengan segala hal yang terjadi di sekelilingnya. Yang jadi perhatiannya hanya ikan dan kura-kura yang jadi peliharaannya di klub biologi, tempat ia menghabiskan waktu sepulang sekolah.

Hal itu juga bukannya tanpa alasan. Kematian kakak laki-laki Haruto, membawa sebagian hati Haruto bersamanya. Kematian kakak yang notabene adalah anak kebanggaan keluarga Asou. Apa yang terjadi ketika kedua orang ini ketika saling mengetahui kondisi masing-masing? Haruto-lah orang yang membawakan Aya payung, ketika di tengah derasnya guyuran hujan Aya menunggu Senpai-nya yang membatalkan kencan karena ia mengetahui penyakit Aya. Haruto menjadi orang yang tetap berada di sisi Aya ketika kondisi Aya semakin parah, selain keluarga Aya sendiri...

Apa jadinya keluarga Ikeuchi, ketika semuanya tahu bahwa putri kebanggaan mereka harus kehilangan masa depannya? Ketabahan, cinta dan kehangatan keluarga, itulah fokus dorama menyentuh ini. Lebih mengharukan lagi, ternyata Ichi Litre diangkat dari kisah nyata, dimana Aya yang sebenarnya sudah meninggal...

Gambar diri dan pesan 'Aya yang sebenarnya' dapat disimak di akhir tayangan dorama ini dengan alunan theme song dari K, Only Human...

***

Judul lain : 1 Litre no Namida, One Litre no Namida, Ichi Litre no Namida, 1 Litre of Tears, A Diary with Tears, One Litre of Tears, One Liter of Tears.
Pemeran : Sawajiri Erika, Nishikido Ryou, Jinnai Takanori, Narumi Riko, Sanada Yuma, Miyoshi Ai, Sato Shigeyuki, Koide Saori, Yakushimaru Hiroko, Fujiki Naohito, Matsuyama Kenichi, Mizutani Momosuke Genre : Family
Tgl Rilis : Fuji TV, 11 Oktober 2005 - 20 Desember 2005
(doramalover*berbagai sumber)

3 comments:

  1. wah dorama mantaps...... tetep sih sangat dramatis... hehehehe

    ReplyDelete
  2. iyah..ini kisah nyata yang dibumbui sedikit cerita fiktif..^_^
    sediih..tapi baguuus!

    Aku punya novel bahasa Jepangnya di rumah. Pemberian seorang teman dari Jepang. Sampai sekarang belum ditamatin bacanya..ckckckck =p

    ReplyDelete
  3. Anonymous2:34 AM

    dah nonton taiyo no uta blom...
    film itu jg sweet sad ending lho.. mirip dengan beautiful life

    ReplyDelete

say what u need to say.. ^_^