Wednesday, November 20, 2013

Aku..kau..dia..berproses, bukan? :)

Assalamu'alaikum.
Sahabat, mari saling mengingatkan yaa.. :)


berhijrah menuju cahayaNya :)

Lebih baik saudari kita itu memulai sekarang untuk memperbaiki diri meskipun terlambat,
daripada enggan memulai.. Bersyukurlah! :)
Apa masalahnya jika bacaan Al-Qur'annya terbata?


Boleh jadi nanti justru hafalannya lebih lancar dan banyak dari kita.
Apa masalahnya jika ia baru menutup auratnya hari ini?
Boleh jadi nanti justru pakaiannya lebih syar'i dari kerudung yang kita kenakan sekarang.
Apa masalahnya jika ia terlihat kikuk di dalam majelis ilmu?
Boleh jadi nanti justru ia yang memimpin majelis ilmu, lebih mampu memahamkan, lebih baik dan tawaddu' menyampaikan ilmu. :)

Saudari kita itu dihadirkan dihadapan kita untuk kita rangkul, bimbing, ajak, motivasi. Ya, jika kita mampu. Jika tak mampu, tidak lantas meremehkan. Tak perlu membandingkan kecakapan diri kita sekarang dengan ketidakmampuan dirinya hari ini.
Segalanya membutuhkan proses, bukan begitu?

Ingatkah? Sebelum berada pada posisi sekarang, diri sendiri pernah berada sama di bawah? Nol? Baru memulai? Tak tahu apa-apa? Mungkin dengan mengingat langkah pertama itu, kita tak lagi terlena dengan keadaan kita sekarang yang sebenarnya pun masih butuh ilmu dan masih perlu memperbaiki akhlak, Sahabat..



Dan tak lupa, Sahabat...
Muslim/Muslimah itu sebaiknya,
bukan berlomba-lomba mengkritisi kekurangan, kesalahan dan dosa pribadi orang lain, tapi berlomba-lomba untuk membentengi diri dari mencontoh kesalahan orang lain yang bisa menimbulkan dosa bagi dirinya. Juga tidak mesti kebiasaan/pengalaman buruk orang lain kembali dialami diri sendiri.

Dakwahi dan jaga diri dengan arahan 2 pedoman terbaik (Qur'an dan Hadist), belajar dari yang ada di sekitar yg sudah Allah tunjukkan! Semoga Allah menyelamatkan kita selalu yaa..
Allah..Allahku.. :')
Semoga Dia menjernihkan pikiran dan hati kita. Segera menyadarkan kita begitu kita lengah dimana kesombongan dan rasa bangga diam-diam menyusup ke dalam dada, mengingatkan kita bahwa kita adalah manusia yang sama seperti mereka yang lain, memiliki hati, memiliki harapan untuk hidup yang lebih baik, sama-sama hamba yang bersujud beribadah kepada-Nya. Tidak pantas kita sombong atas apa yang dimiliki. Harta, ilmu, hidayah..semua milik dan pemberian Allah. Kita belajar, mereka belajar, maka mari mempertahankan sikap rendah hati dan selalu mengingat siapakah diri kita ini...

Sahabat, semakin kita merasa BESAR dari orang lain, semakin kita KECIL bak DEBU dihadapanNya...


Semoga Allah beri banyak masa untuk terus bermuhasabah, memperbaiki diri, melakukan kebaikan-kebaikan dan amalan yang Allah cintai.. mengisi hari-hari dengan ilmu, dzikir, ikhtiar dan do'a demi mengharapkan ridha dan rahmat dari-Nya,
agar tiada beban melangkah menuju akhirat yang indah kelak.

Semoga bermanfaat yaa.. :)
Next time bertemu lagi, in syaa Allah. Maafkan atas kata yang kurang berkenan.


salam,
rahmah/emma

No comments:

Post a Comment

say what u need to say.. ^_^